100% ORIGINAL
Desa Butuh Energi Alternatif Sekarang!
- Stock: Gudang Penerbit
- Penulis: Nurhady Sirimorok & Hasriadi Ary
- Penerbit: INSISTPress
- Model: 9786028384520
Rp30,000
Rp22,500
Pengiriman Ke DKI JAKARTA Ongkos Kirim Rp 0 Khusus member Grobprime (GRATIS TRIAL) | JOIN |
Deskripsi
Description
Kantongkantong minyak mentah dan gas alam di perut bumi kian menipis. Minyak tanah, solar, bensin atau gas bukan sumber energi terbarukan. Pasti akan habis. Sebuah studi memperkirakan cadangan minyak mentah Indonesia tinggal 25 tahun dan gas 75 tahun. Bahan bakar migas akan menjelma benda antik dengan harga selangit dan kian sulit ditemukan. Pemborosan bahan bakar fosil telah menjelma gaya hidup, utamanya di kelas menengah urban yang dicetak massal sejak pemerintahan Orde Baru.
Hingga kini kebijakan transportasi publik membantu memperburuknya. Bersama itu, ladang minyak dan gas bumi niscaya akan tandas dikeruk korporasi internasional. Warga desa yang terus dimiskinkan akan menjadi pihak pertama yang dikorbankan bila BBM fosil menjadi kian mahal dan langka. Karena itu warga desa perlu bersiap diri sejak sekarang, agar bila saatnya tiba, mereka sudah siap. Salah satunya, desa butuh energi alternatif, sekarang!
Kantongkantong minyak mentah dan gas alam di perut bumi kian menipis. Minyak tanah, solar, bensin atau gas bukan sumber energi terbarukan. Pasti akan habis. Sebuah studi memperkirakan cadangan minyak mentah Indonesia tinggal 25 tahun dan gas 75 tahun. Bahan bakar migas akan menjelma benda antik dengan harga selangit dan kian sulit ditemukan. Pemborosan bahan bakar fosil telah menjelma gaya hidup, utamanya di kelas menengah urban yang dicetak massal sejak pemerintahan Orde Baru.
Hingga kini kebijakan transportasi publik membantu memperburuknya. Bersama itu, ladang minyak dan gas bumi niscaya akan tandas dikeruk korporasi internasional. Warga desa yang terus dimiskinkan akan menjadi pihak pertama yang dikorbankan bila BBM fosil menjadi kian mahal dan langka. Karena itu warga desa perlu bersiap diri sejak sekarang, agar bila saatnya tiba, mereka sudah siap. Salah satunya, desa butuh energi alternatif, sekarang!