Sebuah Lagu Untuk Tuhan

Penulis/Pengarang: Agnes Davonar (Author)

Penerbit:

Kode Produk: 9789790561496
Ketersediaan:Gudang Penerbit
0 ulasan
  
Jumlah:
Rp 35,000.00 Rp 28,000.00


Hemat Rp 7,000.00 (20%)
Beli Sekarang

Deskripsi

Gilang adalah penyanyi terkenal yang memutuskan mundur dari dunia tarik suara karena kasus korupsi yang menimpa ayahnya. Di masa-masa sulitnya, ia tak sengaja berkenalan dengan Angel, seorang gadis remaja tunarungu yang jujur dan baik hati. Gilang merasa simpatik dan mereka pun menjadi sahabat yang baik tanpa peduli latar belakang mereka yang berbeda. Persahabatan yang indah itu tiba-tiba menjadi penuh kesedihan ketika Angel divonis mengidap penyakit kanker yang bias merenggut nyawanya. Ketika Gilang berusaha untuk menyelamatkan hidup sahabatnya, Angel meminta satu permintaan terakhir kepada Gilang untuk membuatkan sebuah lagu kepada Tuhan yang akan ia bawa ketika menghadap sang Pencipta. Mampukah Gilang melaksanakan permintaan Angel yang sedang berpacu dengan waktu untuk bertahan hidup?


*  *  *

Tentang Penulis:
Agnes Davonar adalah nama pena dari dua orang kakak beradik yang sukses menggapai puncak keemasan lewat dunia sastra. Karya-karya mereka yang fenomenal dan selalu dijadikan best-seller adalah bukti dari popularitasnya. Bernama asli Agnes Li, perempuan yang lahir di Jakarta 8 Oktober 1986 dan Teddy Li, sang adik laki-laki yang lahir di Jakarta,7 Agustus 1989 merupakan anak dari pasangan mendiang Ng Bui Cui dan Bong Nien Chin. Mereka berdua hidup dalam ruang lingkup sastra, budaya, dan seni. Ayah mereka yang dulu berprofesi sebagai penulis kaligrafi Cina adalah tulang punggung satu-satunya yang menopang Agnes, Teddy, dan ibunya. Namun, miris, maut harus memisahkan ayahanda tercinta dari mereka karena sang ayah menderita kanker. Ekonomi keluarga mereka pun merosot. Kemahiran sang ayah menulis kaligrafi Cina ternyata tak menurun pada anak-anaknya, sehingga tiada yang bisa mewarisi usaha ayahnya. Untuk dapat terus bertahan hidup di tengah perekonomian yang merosot, sang ibu akhirnya berusaha menjajahkan kue. Agnes dan Teddy pun juga sudah biasa mengantarkan kue untuk dijajahkan sebelum mereka berangkat sekolah. Keadaan ini pulalah yang membuat Agnes yang dulu berkuliah di Universitas Bina Nusantara jurusan Sastra Cina berhenti dari bangku kuliahnya lantara biaya kuliah yang mahal.

Karena tak kuasa terus hidup dalam keadaan pas-pasan, sang Ibu kemudian memutuskan untuk menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan. Agnes dan adiknya pun harus merelakan niat ibunya untuk merantau di Taiwan. Tiap bulannya, sang ibu selalu mengirimkan uang yang bisa digunakan oleh Agnes dan adiknya untuk kebutuhan sehari-hari. Agnes yang ketika itu putus kuliah, dan Teddy yang kala itu masih duduk di bangku SMA tak mau tinggal diam dan hanya menunggu uang dikirim oleh ibunya. Lantas, mereka mencoba mencari pekerjaan. Dan lewat dunia sastralah mereka menemukan jalan terangnya. Mereka mulai menulis novel dan menawarkan naskahnya kepada para penerbit guna mendapatkan penghasilan tambahan. Namun, begitu miris rasanya, tulisan mereka ditolak mentah-mentah oleh para penerbit. Tentu kegagalan ini membuahkan rasa kekecewaan yang mendalam bagi mereka berdua. Mereka berdua kemudian berinisiatif menuliskan cerita-cerita mereka di Friendster sebagai akun sejaring sosial yang sedang nge-trend kala itu pada tahun 2007.

Tulisan yang mereka masukkan ke akun Friendster ini diakui mereka merupakan pengalaman pribadi mereka dan pengalaman orang lain. Semakin waktu bergulir, cerpen yang mereka post di Friendster semakin banyak dengan diimbangi meledaknya jumlah pengujung Friendster mereka yang asyik menikmati cerita mereka. Titik meledaknya ketenaran Agnes Davonar (nama yang diusung mereka berdua) ini terjadi ketika mereka menuliskan novel online "Kisah Lirik Terakhir" yang diangkat dari sebuah lirik lagu, yang menceritakan Gaby si penulis lagu yang mati bunuh diri.

Nama Agnes pada Agnes Davonar tentunya diambil dari nama Agnes sendiri. Sedangkan nama Davonar, diambil dari inisial yang menggambarkan Teddy lewat orang terdekat Teddy. Cerita-cerita yang mereka post di Friendster ini pun telah berhasil merebut predikat pertama situs yang paling banyak dikunjungi dari sebuah web top100.com

Cerita yang menarik, lekat dengan kehidupan remaja, dan dikemas lewat bahasa yang santai dan mudah dimengerti menjadi ciri khas dari Agnes Davonar. Ketenaran dan popularitas semakin mereka raih ketika menerbitkan novel kedua mereka yang berjudul "Surat Kecil untuk Tuhan" yang diangkat dari kisah nyata seorang perempuan penderita kanker jaringan lunak pada tahun 2008. Novel kedua mereka itu berhasil menjadi novel best-seller di Indonesia, serta diterjemahkan ke dalam bahasa Cina, serta dipasarkan dan laris pula di Taiwan.

Awalnya, mereka tak berniat membukukan kisah "Surat Kecil untuk Tuhan", namun  melihat banyaknya antusias pembaca online di web site mereka, alhasil kisah itu dibuat dalam bentuk buku. Seperti halnya cerita online yang laris dibaca banyak orang, buku "Surat Kecil untuk Tuhan" ini akhirnya menjadi best-seller, apalagi ketika Agnes Davonar diundang dalam acara talk show di sebuah stasiun TV swasta, mereka menyebutkan bahwa mereka juga sempat menguras air mata saat menuliskan cerita haru yang inspiratif itu. Apalagi, mereka juga teringat akan sang ayah tercinta yang meninggal akibat penyakit ganas nan mematikan itu.

Tidak berhenti pada karya kedua mereka yang telah berhasil difilmkan, mereka juga terus berkarya hingga menghasilkan beberapa buku novel dan biografi. Berikut adalah karya-karya mereka:
•    Misteri Kematian Gaby dan Lagunya Jauh (difilmkan)
•    Surat Kecil untuk Tuhan (difilmkan)
•    Biografi Denny Sumargo: Sebuah Catatan Perjalanan Pebasket Nasional
•    Ayah Mengapa Aku Berbeda? edisi: Moon (gabungan Moon&Venus difilmkan)

Berat   0.12 kg
Tahun   2015
Halaman   172
ISBN   9789790561496
Penerbit   Inti Publisher
 

Ulasan (0)

Ulasan mengenai Sebuah Lagu Untuk Tuhan
Nilai rata-rata ulasan: 0 ulasan
Jumlah ulasan: 0
Tulis ulasan Anda pada produk ini.
Tulis ulasan
Sort by:

Tulis Ulasan

Login To Review


Judul Ulasan


Nama Anda:
Ulasan Anda: Note: HTML is not translated!

Rating:
Kepuasan
Saya akan merekomendasikan ini pada teman?


Masukkan kode berikut:

Login To Review
Konsumen yang membeli produk ini juga membeli produk berikut:

Ongkir per buku hanya Rp 3,000 Berikan Review kamu tentang buku yang kamu beli!Cash on Delivery untuk Jakarta dan Bandung Kebijakan Pengembalian dalam 14 hari

Lainnya (Tulis dibawah)