Jalan Cinta Buya : Buku Kedua dari Dwilogi Hamka

Penulis/Pengarang: Haidar Musyafa (Author)

Penerbit: Mizan Pustaka

Kode Produk: 9786027926325
Ketersediaan:Gudang Penerbit
0 ulasan
  
Jumlah:
Rp 100,000.00 Rp 80,000.00


Hemat Rp 20,000.00 (20%)
Beli Sekarang

Deskripsi

Jalan Cinta Buya adalah novel kedua dari dwilogi Hamka.

Di masa Demokrasi Terpimpin, Buya Hamka adalah sosok yang kadang berbeda pendapat dengan Presiden Sukarno, dan juga berseberangan dengan Kaum Komunis. Melalui Majalah Lentera, karya-karyanya diserang habis. Berbulan-bulan lamanya ia hadapi hantaman orang-orang yang tak sepaham dengannya. Dua tahun empat bulan lamanya, Buya Hamka hidup dalam penjara rezim Sukarno. Meski begitu, ia tak marah. Buya tidak hanya dekat dengan mereka yang sepaham-sepemikiran, tapi juga tidak menghindari orang yang tidak ia sukai. Ia berprinsip bahwa dengan mengenal sesama yang berbeda, akan menemukan sudut pandang baru. Meski ilmunya sangat tinggi, ia tak pernah merasa besar diri. Sikap hidupnya yang lurus terbukti saat ia menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia jalankan amanah itu dengan penuh tanggung jawab. Meski mendapat banyak tekanan, ia tetap teguh bersikap dan memegang prinsip. Baginya, kehebatan ulama diukur sejauh mana ia mampu melembutkan kerasnya hati para pembenci, dan sejauh mana kemampuannya menenangkan jiwa-jiwa yang gundahgulana. 

Hamka adalah sosok ulama paripurna, moderat, teduh yang tidak mudah membuat gaduh, apalagi memancing di air keruh. Tuturan dan pesan dakwahnya selalu menyejukkan bukan memojokkan, mengundang simpati, jauh dari kata umpat dan hujat. Figur ulama pembina bukan penghina, pendidik bukan pembidik, pengukuh bukan peruntuh. Ketika mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat dan memihak umat Islam, Buya lebih memilih jalur pena dalam rangka menyampaikan aspirasi dan pesannya daripada menggalang aksi massa. Pendiriannya teguh, prinsipnya kuat, namun lentur dan menaruh hormat kepada liyan yang berbeda. Sosok ulama besar yang bersahaja, tak terbeli, independen, dan tak gemar mengobral fatwa. Beragam laku luhur inilah yang membuat ulama keturunan Minangkabau ini disegani semua orang, semua golongan.

 

Dimensi        15,5 x 23,5 cm
ISBN            9786027926325
Halaman       525
Terbit            Januari 2017
Format          Soft Cover

 

Ulasan (0)

Ulasan mengenai Jalan Cinta Buya : Buku Kedua dari Dwilogi Hamka
Nilai rata-rata ulasan: 0 ulasan
Jumlah ulasan: 0
Tulis ulasan Anda pada produk ini.
Tulis ulasan
Sort by:

Tulis Ulasan

Login To Review


Judul Ulasan


Nama Anda:
Ulasan Anda: Note: HTML is not translated!

Rating:
Kepuasan
Saya akan merekomendasikan ini pada teman?


Masukkan kode berikut:

Login To Review
Konsumen yang membeli produk ini juga membeli produk berikut:

Ongkir per buku hanya Rp 3,000 Berikan Review kamu tentang buku yang kamu beli!Cash on Delivery untuk Jakarta dan Bandung Kebijakan Pengembalian dalam 14 hari

Lainnya (Tulis dibawah)